Recent Posts

Minggu, 09 Juni 2024

thumbnail

DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C

 

 Tipe Data Dasar

Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau

variabel. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai

yang dapat diubah-ubah selama eksekusi berlangsung,

  Data berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi lima kelompok, yang dinamakan

sebagai tipe data dasar. Kelima tipe data dasar adalah:

·         ƒ  Bilangan bulat (integer)

·         ƒ  Bilangan real presisi-tunggal

·         ƒ  Bilangan real presisi-ganda

·         ƒ  Karakter

ƒ  Tak-bertipe (void), keterangan lebih lanjut tentang akan dijelaskan pada artikel selanjutnya

Kata-kunci yang berkaitan dengan tipe data dasar secara berurutan di antaranya

adalah int (short int, long int, signed int dan unsigned int), float, double, dan char. 

Tabel 2-1 memberikan informasi mengenai ukuran memori yang diperlukan dan kawasan

dari masing-masing tipe data dasar.

pemrograman bahasa c


Untuk tipe data short int, long int, signed int dan unsigned int, maka ukuran memori yang

diperlukan serta kawasan dari masint-masing tipe data adalah sebagai berikut :

 

 

Catatan :

ƒ  Ukuran dan kawasan dari masing-masing tipe data adalah bergantung pada jenis mesin

yang digunakan (misalnya mesin 16 bit bisa jadi memberikan hasil berbeda dengan

mesin 32 bit).

a)      Variabel

Aturan Pendefinisan Variabel

Aturan penulisan pengenal untuk sebuah variabel, konstanta atau fungsi yang didefinisikan

oleh pemrogram adalah sebagai berikut :

·         ƒ  Pengenal harus diawali dengan huruf (A..Z, a..z) atau karakter garis bawah ( _ ).

·         ƒ  Selanjutnya dapat berupa huruf, digit (0..9) atau karakter garis bawah atau tanda dollar ($).

·         ƒ  Panjang pengenal boleh lebih dari 31 karakter, tetapi hanya 31 karakter pertama yang akan

dianggap berarti.

ƒ  Pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong sebagai kata-kata cadangan (reserved

words) seperti int, if, while dan sebagainya.

2.2.2 Mendeklarasikan Variabel

Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai yang

ada padanya dapat diubah-ubah selama eksekusi program berlangsung. Variabel yang akan

digunakan dalam program haruslah dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi di

sini berarti memesan memori dan menentukan jenis data yang bisa disimpan di dalamnya. 

Bentuk umum deklarasi variabel:




Pada pendeklarasian varibel, daftar-variabel dapat berupa sebuah variabel atau

beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma.

Contoh:

 int var_bulat1;

  float var_pecahan1, var_pecahan2;

tipe daftar-variabel;

Memberikan Nilai ke Variabel

Untuk memberikan nilai ke variabel yang telah dideklarasikan, maka bentuk umum

pernyataan yang digunakan adalah :



 Contoh:

  int var_bulat = 10;

  double var_pecahan = 10.5;

 Inisialisasi Variabel

Adakalanya dalam penulisan program, setelah dideklarasikan, variabel langsung

diberi nilai awal. Sebagai contoh yaitu variabel nilai :

 

 int nilai;

nilai = 10;

 

Dua  pernyataan di atas sebenarnya dapat disingkat melalui pendeklarasian yang disertai

penugasan nilai, sebagai berikut :

 

  int nilai= 10;

 

Cara seperti ini banyak dipakai dalam program C, di samping menghemat penulisan

pernyataan, juga lebih memberikan kejelasan, khususnya untuk variabel yang perlu diberi

nilai awal (diinisialisasi).

Konstanta

  Konstanta menyatakan nilai yang tetap. Berbeda dengan variabel, suatu konstanta

tidak dideklarasikan. Namun seperti halnya variabel, konstanta juga memiliki tipe.

Penulisan konstanta mempunyai aturan tersendiri, sesuai dengan tipe masing-masing. 

ƒ  Konstanta karakter misalnya ditulis dengan diawali dan diakhiri dengan tanda petik

tunggal, contohnya : ‘A’ dan ‘@’. 

ƒ  Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan dan tak

mengandung bagian pecahan, contohnya : –1 dan 32767. 

ƒ  Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan (dengan tanda berupa titik)

dan nilainya bisa ditulis dalam bentuk eksponensial (menggunakan tanda e), contohnya

: 27.5f (untuk tipe  float) atau 27.5 (untuk tipe double) dan 2.1e+5 (maksudnya

2,1 x 105

 ). 

ƒ  Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda

petik-ganda (“), contohnya :“Pemrograman Dasar C”.

Operator

  Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program

untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai,

memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan kesamaan dua buah nilai.  Sebagian

operator C tergolong sebagai operator binary, yaitu operator yang dikenakan terhadap dua

buah nilai (operand). Contoh :

 

   a + b

 

Simbol + merupakan operator untuk melakukan operasi penjumlahan dari kedua operand-

nya (yaitu a dan b). Karena operator penjumlahan melibatkan dua operator ini tergolong

sebagai operator binary.

 

  -c

 

Simbol - (minus) juga merupakan operator. Simbol ini termasuk sebagai operator unary,

yaitu operator yang hanya memiliki sebuah operand (yaitu c pada contoh ini).

Operator Aritmatika

ƒ  Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah :

* perkalian

/ pembagian

% sisa pembagian

+ penjumlahan

- pengurangan

ƒ  Adapun operator yang tergolong sebagai operator unary.

  -   tanda minus

  +   tanda plus

  Contoh pemakaian operator aritmatika misalnya untuk memperoleh nilai

diskriminan dari suatu persamaan kuadrat :  

D = b2– 4ac  

contoh program c++ menghitung rumus

Operator yang telah dituliskan di atas, yang perlu diberi penjelasan lebih lanjut

adalah operator sisa pembagian. Beberapa contoh berikut kiranya akan memperjelas makna

dari operator ini .

•  Sisa pembagian bilangan 7 dengan 2 adalah 1 (7 % 2       1)

•  Sisa pembagian bilangan 6 dengan 2 adalah 0 (6 % 2      0)

•  Sisa pembagian bilangan 8 dengan 3 adalah 1 (8 % 3      2)

 

Kegunaan operator ini diantaranya bisa dipakai untuk menentukan suatu bilangan

bulat termasuk ganjil atau genap, berdasarkan logika : “Jika bilangan habis dibagi dua

(sisanya nol), bilangan termasuk genap. Sebaliknya, termasuk ganjil”.

Operator Penurunan dan Penaikan

  Masih berkaitan dengan operasi aritmatika, C menyediakan operator yang disebut

sebagai operator penaikan dan operator penurunan, yaitu :

 

++   operator penaikan

--  operator penurunan

Operator penaikan digunakan untuk menaikkan nilai variabel sebesar satu. Penempatan

operator terhadap variabel dapat dilakukan di muka atau di belakangnya, contohnya :

x = x+1;

 y = y-1;

 

Bisa ditulis menjadi :

 

 ++x;

 --y;

 

atau :

 

  x++;

 y--;

 

bergantung pada kondisi yang dibutuhkan oleh pemrogram.  Di bawah ini adalah contoh

yang akan menunjukkan perbedaan pemakaian dan hasil dari ++x dengan  x++ (atau

pemakaian y-- dengan –-y).

download c++

Prioritas Operator Aritmatika

  Tabel di bawah ini  memberikan penjelasan mengenai prioritas dari masing-masing

operator. Operator yang mempunyai prioritas tinggi akan diutamakan dalam hal pengerjaan

dibandingkan dengan operator yang memiliki prioritas lebih rendah.

 

Tabel 2.3 Tabel prioritas operator aritmatika dan urutan pengerjaannya

download C++


Mengupload: 186951 dari 186951 byte diupload.

Operator Penugasan

 Operator penugasan  (assignment operator) digunakan untuk memindahkan nilai

dari suatu ungkapan  (expression) ke suatu pengenal. Operator pengerjaan yang umum

digunakan dalam bahasa pemrograman, termasuk bahasa C adalah operator sama dengan

(=).  Contohnya :

 

  fahrenheit = celcius * 1.8 + 32;

 

Maka ‘=’ adalah operator penugasan yang akan memberikan nilai dari ungkapan : celcius

* 1.8 + 32 kepada variabel fahrenheit.

  Bahasa C juga memungkinkan dibentuknya statemen penugasan menggunakan

operator pengerjaan jamak dengan bentuk sebagai berikut :

 

pengenal1 = pengenal2 = … = ungkapan ;

 

Misalnya :

 

  a = b = 15; 

 

maka nilai variabel ‘a ‘ akan sama dengan nilai variabel ‘b‘ akan sama dengan 15.

Operator Kombinasi (Pemendekan)

  C menyediakan operator yang dimaksudkan untuk memendekkan penulisan

operasi penugasan semacam

 

  x = x + 2;

  y = y * 4;

 

menjadi

 

  x +=  2;

  y *=  4;

 

Daftar berikut memberikan seluruh kemungkinan operator kombinasi dalam suatu

pernyataan serta pernyataan padanannya.


download bahasa c


Menampilkan Data ke Layar

  Untuk keperluan menampilkan data/informasi, C menyediakan sejumlah fungsi.

Beberapa di antaranya adalah berupa printf() dan putchar().

Fungsi printf()

 Fungsi  printf()  merupakan fungsi yang paling umum digunakan dalam

menampilkan data. Berbagai jenis data dapat ditampilkan ke layar dengan memakai fungsi

ini. Bentuk umum pernyataan printf() :

  printf(“string kontrol”,argumen1, argumen2,...);

String kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu

format (seperti  %d,  %f,%c). Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler

mengenai jenis data yang akan ditampilkan. Argumen sesudah string kontrol (argumen1,

argumen2,...)adalah data yang akan ditampilkan ke layar. Argumen ini dapat berupa

variabel, konstanta dan bahkan ungkapan. Misal :

 

  printf(“%d”,20);     /* argumen berupa konstanta */

  printf(“%d”,a);      /*argumen berupa variabel */

  printf(“%d”,a+20);   /*argumen berupa ungkapan */


Penentu format untuk data string atau karakter :

pemrograman c++


Untuk menampilkan data bilangan, penentu format yang dipakai berupa salah satu

dari bentuk dalam Tabel 2.5.

Tabel 2.5 Penentu format pada printf()



pemrograman c


Contoh di bawah ini akan menjelaskan perbedaan format  %g,  %e dan  %f dalam

menampilkan bilangan real.

download c++





Tampak bahwa penentu format  %e menampilkan bilangan dalam bentuk

eksponensial.  Jika penentu fomat yang digunakan berupa  %f, bagian pecahan secara

default akan ditampilkan dalam bentuk 6 digit.  Sedangkan jika digunakan penentu format

%g, maka digit yang tak berarti tak akan ditampilkan.

  Untuk menentukan panjang medan yang disediakan bagi tampilan data, maka

sesudah tanda  % dalam penentu format dapat disisipi dengan bilangan bulat yang

menyatakan panjang medan.  

ƒ  Untuk data yang berupa bilangan bulat, misal pada :

  printf(“Abad %4d”, 20);

%4d menyatakan medan untuk menampilkan bilangan 20 adalah sepanjang 4 karakter.

printf(“Abad %4d”, 20)

download c++

Kalau hanya jumlah digit pecahan yang perlu ditentukan, panjang medan tak perlu

disertakan, misal :

 

  printf(“%.2f\n”, 600.0);

 printf(“%.2f\n”, 7500.25);

 

hasilnya :

 

 600.00

 7500.25

 

ƒ  Untuk data yang berupa string, contoh :

 

printf(“%12s”, “Bahasa C”);

maka akan ditampilkan sebagai berikut



Tampak dalam berbagai jenis data di atas, penentu format yang mengandung panjang

medan, secara  default akan menampilkan data dalam bentuk rata kanan terhadap

panjang medan yang diberikan.  Untuk data string yang biasanya dikehendaki untuk

ditampilkan dalam bentuk rata kiri, maka sesudah tanda  % pada penentu format  %s

perlu disisipkan tanda – (minus), contoh :

 

  printf(“%-12s”, “Bahasa C”);

 

menyatakan bahwa string akan ditampilkan dalam medan dengan panjang 12 karakter

dan diatur rata kiri.  Sehingga tampilan di atas berubah menjadi :







Fungsi putchar()

 Fungsi  putchar() digunakan khusus untuk menampilkan sebuah karakter di layar. 

Penampilan karakter tidak diakhiri dengan perpindahan baris.  

Contoh :

 

  putchar(‘A’);

 

menghasilkan keluaran yang sama dengan

 

 printf(“%c”,’A’);

Memasukan Data dari Keyboard

  Data dapat dimasukan lewat keyboard saat eksekusi berlangsung. Untuk keperluan

ini, C menyediakan sejumlah fungsi, di antaranya adalah scanf(), getchar().

Fungsi scanf()

 Fungsi  scanf() merupakan fungsi yang dapat digunakan untuk memasukkan

berbagai jenis data. Misalnya untuk memasukkan data jari-jari lingkaran pada contoh

program lingkaran.c, maka penulisan 

 

  radius = 20;

 

dapat diganti menjadi

 

  scanf(“%f”,&radius);

 

Selengkapnya, terlihat dalam contoh program di bawah ini.



Bentuk  scanf() sesungguhnya menyerupai fungsi  printf(). Fungsi ini melibatkan

penentu format yang pada dasarnya sama digunakan pada  printf(). Secara umum bentuk

scanf() adalah sebagai berikut :

 

  scanf(“string kontrol”, daftar_argumen);

 

Dengan string kontrol dapat berupa :

·         ƒ  Penentu format

·         ƒ  Karakter spasi-putih (white-space)

·         ƒ  Karakter bukan spasi-putih

Penentu format menyatakan jenis data yang akan dibaca. Pada  scanf() penentu format

dapat berupa salah satu di antara yang ada pada daftar berikut :



Pada bentuk  scanf(),  daftar_argumen dapat berupa satu atau beberapa argumen

dan haruslah berupa alamat.  Misalnya hendak membaca bilangan real dan ditempatkan ke

variabel radius, maka yang ditulis dalam  scanf() adalah alamat dari  radius.  Untuk

menyatakan alamat dari variabel, di depan variabel dapat ditambahkan tanda & (tanda &

dinamakan sebagai operator alamat).  Sehingga &radius menyatakan alamat dari radius. 

Dalam bentuk yang lengkap :

 

  scanf(“%f”, &radius);

berarti (bagi komputer) : “bacalah sebuah bilangan real (%f) dan tempatkan ke alamat dari

radius (&radius)”.

Fungsi getchar()

 Fungsi  getchar() digunakan khusus untuk menerima masukan berupa sebuah

karakter dari keyboard. Contoh :

 

  c = getchar();

 scanf(“%c”, &c);

 

maka variabel c akan berisi karakter yang diketikkan oleh user atau EOF (end of file) jika

ditemui akhir dari file.

Kesimpulan :

•  Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau

variabel. 

•  Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai yang

dapat diubah-ubah selama eksekusi berlangsung,

•  Variabel yang akan digunakan haruslah dideklarasikan terlebih dahulu, adakalanya

langsung dideklarasikan sekaligus diberi nilai (diinisialisasi).

•  Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program

untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi

•  Operator yang terkait dengan operasi aritmatika antara lain adalah operator

aritmatika, operator penurunan dan penaikan, operator penugasan (assignment) dan

operator kombinasi (pemendekan)

•  Untuk menampilkan data/informasi ke layar digunakan fungsi printf() dan putchar().

•  Untuk memasukkan data melalui keyboard saat eksekusi berlangsung digunakan

fungsi scanf() dan getchar().

 




Download Compiler C ++

Download codeblocks


Mirror





Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

About

Cookies Consent

This website uses cookies to offer you a better Browsing Experience. By using our website, You agree to the use of Cookies

Learn More